HAKIKAT ILMU KASAB DAN ILMU LADUNI

Hakikat semua ilmu berasal dari Alloh, namun jalannya dibedakan menjadi dua: lewat pengajaran manusia insani) disebut ilmu Kasbi
dan ilmu pengajaran ketuhanan, langsung dari Alloh, rabbani, disebut ilmu laduni.

Hakikat Ilmu Menurut imam Al-Ghozali adalah Cahaya Ilahi.
Ilmu bukan sekadar hafalan, melainkan cahaya yang Alloh pancarkan ke dalam jiwa manusia yang telah bersih.
قال الإمام مالك بن أنس رحمه الله: أن الحقيقي من العلم ليس مجرد حفظ النصوص وكثرة الرواية، بل هو هداية وفهم عميق يزرعه الله في قلب العبد الصادق.
Hati manusia ibarat cermin yang pada dasarnya mampu menangkap semua ilmu dari Lauh Mahfuzh, jika cermin tersebut bersih tidak berdebu.

Ilmu kasbi didapat melalui aktivitas belajar, membaca, berpikir, melihat, mendengar dan bimbingan guru manusia.
Dan diperintah oleh Rosululloh:
“طَلَبُ العِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ و مسلمة”، صححه جمع من العلماء.
Manusia tetap wajib belajar secara syariat demi memenuhi kebutuhan hidup dan memahami dasar agama.

Adapun Ilmu laduni adalah mengalirnya cahaya ilham ke dalam jiwa setelah seseorang mencapai tahap kesempurnaan dan kesucian jiwa, tanpa perantara manusia.
وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۖ وَيُعَلِّمُكُمُ ٱللَّهُ ۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيم.

“Dan bertakwalah kepada Alloh; maka Alloh akan memberikan ilmu. dan Alloh Maha Mengetahui segala sesuatu”.

Ilmu Pengetahuan ini didapatkan secara langsung dari Alloh ke dalam hati dan akal pikiran tanpa melalui perantara riset, bacaan, atau guru.

Manusia tidak bisa “mencari” ilmu laduni, melainkan harus mempersiapkan wadah diri agar layak menerimanya melalui:
1.Tazkiyatun Nafs.
Menyucikan hati dari penyakit batin seperti takabur, dengki, Riya, ujub dan ketamakan.

2.Riyadhoh dan Mujahadah. melatih diri dan berusaha keras dengan amalan yang baik, ibadah sempurna, zikir yang konsisten, istiqomah serta menjauhi kesenangan duniawi yang berlebihan.

3.Tafakur. Mengintegrasikan hasil belajar (ilmu kasbi) dengan perenungan mendalam tentang keagungan Alloh.
Mudah-mudahan Alloh memberi ilmu yang manfaat bagi kita semua, baik melalui kasab atau kasyaf (terima langsung dari Alloh).

(Ditulis oleh Asep M Tohir, Ayah Aden)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *